Nov 12

logo

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Supreme Energy Rajabasa (SERB) telah berhasil mengantongi ijin Pinjam Kawasan Pakai Hutan (IPPKH) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan. Dengan Ijin yang diterbitkan pada tanggal 25 April 2014 ini, SERB bisa memulai kegiatan eksplorasi panas bumi di wilayah kerja Gunung Rajabasa.

"Setelah mengantongi semua izin yang diperlukan, kami siap memulai kegiatan eksplorasi dengan dukungan semua pihak," ujar Direktur Utama SERB, Triharyo Indiwan Soesilo melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (14/05/2014).

Kegiatan eksplorasi ini akan berlangsung selama dua tahun. Tahun ini, SERB akan melakukan kegiatan konstruksi sipil persiapan infrastruktur, sedangkan tahun depan mulai melakukan pengeboran sumur eksplorasi panas bumi. Menurut Triharyo, jika hasil eksplorasi layak dikembangkan, maka kegiatan pengembangan dan produksi listrik bisa dilaksanakan tahun 2018.

Ia menambahkan sebelum melakukan eksplorasi, SERB akan melakukan sosialisasi ke masyarakat sekitar bersama pemerintah Lampung.

"Sosialisasi bertujuan supaya masyarakat paham dan mendapatkan informasi yang benar soal pemanfaatan panas bumi ini. Jadi nanti kedepannya enggak bakal ada kesalahpahaman lagi," ujarnya.

Proyek panas bumi Gunung Rajabasa adalah bagian dari proyek nasional percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000 Mw tahap II berdasarkan Peraturan Presiden No 4 tahun 2010.

Untuk mengelola proyek yang akan menghasilkan 2 x 110 MW, anak perusahaan PT Supreme Energy ini menggandeng 2 mitra perusahaan yaitu GdF Suez dan Sumitomo Corporation. (LOV)