Nov 12

perominer Selasa, 13 Mei 2014 - 00:57:45 WIB

Jakarta, Petrominer -- PT Supreme Energy Rajabasa (SERB) akan segera memulai pekerjaan sipil di area panasbumi Gunung Rajabasa, Lampung Selatan, menyusul terbitnya Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Gunung Rajabasa seluas 50 ha dari Menteri Kehutanan. Dengan izin tersebut, perusahaan nasional ini juga siap beroperasi untuk melakukan eksplorasi guna pengembangan potensi panasbumi di area tersebut.

“Kami telah mendapatkan semua izin yang diperlukan sesuai aturan perundangan dan dengan dukungan semua pihak. Kami siap melakukan kegiatan eksplorasi dan ditargetkan sudah bisa memproduksi listrik mulai tahun 2018,” ujar Vice President Relation & SHE SERB, Prijandaru Effendi, Senin (12/5).

Menurut Prijandaru, proyek ini untuk kepentingan listrik bagi masyarakat di Provinsi Lampung. Targetnya, dua tahun ke depan akan melakukan eksplorasi untuk menghasilkan listrik 2x110 megawatt atau setara 400.000-500.000 rumah.

Dengan berjalannya proyek ini, SERB menjawab keraguan-keraguan masyarakat terkait proyek ini selama ini. Meskipun begitu, sebelum dilakukan tahap eksplorasi, SERB bersama-sama dengan pemerintah akan tetap melaksanakan sosialisasi agar masyarakat mendapat informasi yang baik dan benar.

Prijandaru juga menjelaskan, proyek panas bumi Gunung Rajabasa merupakan proyek nasional yang termasuk dalam program Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik 10.000 Megawatt berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2010. Karena itulah, dukungan dari semua pihak baik pemerintah pusat, daerah maupun masyarakat sangat dibutuhkan. (pris/tius)