Oct 04

PLN: Lampung Alami Krisis Listrik

Bisnis.com, BANDARLAMPUNG - Direktur Perencanaan dan Pembinaan Afiliasi PT PLN (Persero) Murtaqi Syamsudin mengemukakan Provinsi Lampung sedang krisis listrik sehingga membutuhkan penambahan pembangkit baru.

"Rasio elektrifikasi Lampung relatif masih rendah hanya 72 persen di bawah rata-rata nasional sebesar 78% karena itu masih banyak kantung-kantung atau pemukiman penduduk yang belum mendapatkan listrik," kata dia, Jumat (20/9/2013).

Dia mengatakan Provinsi Lampung masih defisit listrik sekitar 100-150 Megawatt, dan bergantung pada suplai dari jalur utara yakni dari Baturaja menuju Kota Bu...

Oct 04

PLN : Lampung Krisis Listrik

Bandarlampung (Antara) - Direktur Perencanaan dan Pembinaan Afiliasi PT PLN (Persero), Murtaqi Syamsudin, mengemukakan Provinsi Lampung saat ini sedang krisis listrik sehingga membutuhkan penambahan pembangkit-pembangkit listrik baru.

"Rasio elektrifikasi Lampung relatif masih rendah hanya 72 persen di bawah rata-rata nasional sebesar 78 persen karena itu masih banyak kantung-kantung atau pemukiman penduduk yang belum mendapatkan listrik," kata dia, Jumat.

Ia mengatakan, saat ini listrik di Provinsi Lampung masih dalam kondisi defisit sekitar 100-150 MegaWatt, maka untuk memenuhinya harus dis...

Jul 09

Radar Lampsel : Geothermal Energy Good For Lampung

"Geothermal Energy Good For Lampung"

KALIANDA – PT. Supreme Energy Rajabasa (SERB) terus berupaya menjadi perusahaan yang baik di Kabupaten Lampung Selatan. Meski sempat mendapat penolakan dari sebagian masyarakat terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Rajabasa 2x110 mega watt (MW) di Gunung Rajabasa, PT. SERB menegaskan akan berupaya memberikan pemahaman dan mengakomodasi aspirasi warga.

"Terus terang saya cukup surprise dengan adanya sekelompok masyarakat yang menolak kehadiran kami. Sebab, sejak 2008 lalu kami intens melakukan sosialisasi baik secara formal...

Apr 11

Uji Sumur Eksplorasi Perdana di Solok Selatan

Media Indonesia, 13 Desember 2012

KAMIS, 13 DESEMBER 2012 22:01 WIB

Sejumlah petugas berjaga-jaga saat "Well Testing" ML-A1 (uji sumur eksplorasi perdana) di lokasi pemboran panas bumi PT Supreme Energy Muara Labuh, KabupatenSolok Selatan, Sumbar, Kamis (13/12). Pemboran sumur ML-A1 dan ML-B1 merupakan rangkaian dari pemboran 4 - 6 sumur eksplorasi untuk membuktikan adanya sumber panas bumi yang cukup untuk membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) sebesar 2 x 110 MW untuk mensuplai kebutuhan listrik di wilayah Sumatra.

ANTARA/Iggoy el Fitra/am  

Apr 11

Solsel Daerah Kebangkitan Panas Bumi, Wamen Kunjungi Pemboran Panas Bumi

Padang Ekspres • Sabtu, 15/12/2012 12:38 WIB • NENENGSIH •

Solsel, Padek—Wakil Men­teri Ener­gi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rubi Rubiandini dan bebe­ra­pa pejabat Ke­men­trian ESDM ber­kun­jung ke lo­kasi pemboran eks­plo­rasi pa­nas bumi milik PT Supre­me Energy Muaralaboh (PT SEML) di wilayah kerja Liki Pinangawan, Solok Selatan, Kamis (13/12).

Kunjungan bertujuan meli­hat langsung perkem­bangan proyek panas bumi PT SEML yang sedang melakukan well testing ML-A1 atau uji sumur eksplorasi pertama.

Kegiatan well testing ber­tu­juan me­ngukur potensi dari su­mur terse­but. Ke­mudian, me­ngetahui...

Apr 01

Wamen ESDM : Terima Kasih Solok Selatan

Saat ini kita mesti melakukan pemetaan potensi energi apa saja yang kita miliki, sehinggi kita punya arah, dengan mengerakannya melalui skala prioritas jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek.  Energy sejak 1899 didukung oleh minyak dan sejak 1976 didukung oleh gas ketika epiji sudah keluar dan kemudian batu bara, per hari ini, energy  kita dukung oleh minyak, batu bara, gas  sebesar 95 % . Namun minyak hanya, 0,3 cadangan minyak cadangan dunia, gas 1,7 persen cadangan dunia, kita tidak terkaya untuk minyak dan gas. Tapi kita mesti sadari bahwa cadangan energy panas bumi dunia 40 % ...

Apr 01

PLTP Rajabasa Terganjal izin Kemenhut

Senin, 18 Maret 2013 | 14:42 WIB

ANTARA/Fiqman Sunandar/bb

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Supreme Energy masih menunggu izin dari Kementerian Kehutanan untuk bisa mengembangkan potensi panas bumi di Gunung Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Kementerian Kehutanan belum memberikan izin dengan alasan belum ada rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.

Head of Business Relations PT Supreme Energy Argo Ismoyo di Jakarta, Senin (18/3), mengakui wilayah kerja PT Supreme Energy meliputi seluruh hutan lindung gunung Rajabasa, dan rencananya eksplorasi panas bumi berada sekitar ±50-70% ada d...

Apr 01

Pembangunan Pembangkit Panas Bumi di Lampung Tunggu Izin Kemenhut

Dani Jumadil Akhir - Okezone  Senin, 18 Maret 2013

JAKARTA - PT Supreme Energy masih menunggu izin dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk bisa melakukan pengembangan potensi panas bumi di Gunung Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Pasalnya, Kemenhut belum memberikan izin itu karena belum ada rekomendasi dari pemerintah daerah (Pemda) setempat.

Padahal, Pemda dan DPRD Lampung Selatan mendesak segera diterbitkannya izin eksplorasi panas bumi di kawasan hutan lindung Rajabasa. Namun minggu lalu, Komisi C DPRD Lampung Selatan, beserta Dinas Pertambangan, Badan Penanaman Modal dan P...